Wednesday, July 23, 2014

Sebenarnya apa arti dari kebaikan?

Sebenarnya apa arti dari kebaikan itu, apakah dengan kita selalu berbuat baik dengan sesama? saya rasa tidak. Lalu, apakah dengan menyedekahkan sebagian rejeki itu juga bisa dikatakan dengan kebaikan, saya pikir juga tidak. Kemudian, apakah dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya itu juga bisa dikatakan kebaikan? itu hanya urusan saya dengan Tuhan.


Monday, July 7, 2014

LIHAT SAJA NANTI

Terimakasih, aku akan menjaga semua ini
menjaga sisa-sisa waktu
menjaga keinginan kita
menjaga semua kenang
aaaaaaaaah 

sebenarnya aku telah lelah
menjaga semua ini
aku hanya berusaha menjaga semampuku

kau tahu
seberapa buruk keadaanku sekarang
semoga Tuhan membalas!

Saturday, May 31, 2014

cerkan tugas


WILDAN ILHAM W
13010111140077
SASTRA INDONESIA

PEMAHAMAN CERITA REKAAN
Cerita rekaan merupakan cerita yang berwujud dari olahan pengarang terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi atau peristiwa-peristiwa  yang berlangsung dalam khayalan. Pengolahan karya sastra dilakukan berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaiannya terhadap peristiwa-peristiwa yang berlangsung dalam kehidupan nyata. Berdasarkan rumusan seperti ini, cerita rekaan dapat berupa pandangan, tafsiran, dan penilaian pengarang terhadap pengalaman yang terjadi atau peristiwa dalam khayalan.
Di dalam cerita rekaanterdapat hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu tema, sudut pandang, tokoh cerita, alur, dan bahasa.
TEMA
Tema adalah pokok pikiran yang menjadi dasar sebuah cerita.
Contoh tema cerita rekaan adalah:
- persahabatan
- keluarga
- percintaan
- kritik sosial
-  dan masih banyak yang lain
SUDUT PANDANG
Sudut pandang adalah cara pengarang menggambarkan cerita lewat narasinya. Sudut pandang terdiri dari beberapa jenis, yaitu orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga.
Sudut pandang orang pertama adalah sudut pandang yang biasanya menggunakan tokoh utama sebagai pengantar cerita, ciri-cirinya menggunakan kata aku.
Mendengar kabar yang tiba-tiba itu, aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya menangis. Aku telah kehilangan orang terbaik dalam hidupku.
Hai, kau baik-baik saja, Ni?” Suara Arin, sahabatku, menyadarkanku.
Sudut pandang orang kedua adalah narasi cerita yang bersifat seperti percakapan langsung dengan pembaca. Biasanya, menggunakan kata Anda, kalian, kau, atau kamu.
Kalian tidak bisa membayangkan, apa yang terjadi dengan Alaida setelah peristiwa itu. Apakah kalian pernah merasakan sakit seperti yang dia alami? Berhari-hari, Alaida menyesali semua yang telah terjadi pada dirinya.
Sudut pandang orang ketiga menggunakan kata dia-an, atau menyebut nama tokoh. Biasanya, penggunaan sudut pandang ini bersifat serbatahu.
Si lelaki mengalihkan pandang, menatap nanar ke mata putrinya. Mata yang bertahun-tahun berusaha ia kenali, tapi selalu ada kabut yang menutupi. Mata sejernih itu. Mata sebening itu. Ada cerlang pagi, sibak matahari mulai naik, di dalamnya.
TOKOH CERITA
Tokoh cerita adalah peran atau pelaku dalam cerita. Biasanya, sifat atau karaktertokoh dalam cerita rekaan dinilai dari ekpresi dalam ucapan dan lakuan dalam narasi cerita.Watak tokoh berkembang sejalan dengan perkembangan konflik atau masalahyang dihadapinya.

ALUR
Alur adalah suatu rangkaian peristiwa dalam cerita rekaan yang terjalin secara sebab akibat, dari awal hingga akhir menuju puncak (klimaks) cerita, atau bisa juga sebaliknya.


AMANAT
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karya yang ditulisnya. Amanat ada yang tersurat dan ada yang tersirat. Amant tersurat adalahamanat yang dijelaskan dalam kata-kata di karya tersebut. Contoh: Oleh karena itulahkita harus berlaku jujur dalam setiap perbuatanAmanat tersirat adalah amanat yang tidak dijelaskan secara tertulis, tetapi dapat diketahui pembaca melalui alur cerita, dialog pelaku, dan lakuan pelaku.


Sunday, April 6, 2014

ketahuilah

kau semakin membuat jarak 
dengan beranggapan semua ini
seolah tak terjadi apa-apa

Tapi ketahuilah, itu terjadi
bukan karena jarak yang kau buat
bukan pula karena kau sudah tidak sendiri
dan bukan pula karena aku yang seolah-olah lupa

aku mencoba 
berjalan kembali 


Monday, March 10, 2014

kesetaraan yang sama antara kita dan waktu

Besok, ah besok
seminggu lagi, ah seminggu lagi
sebulan lagi, ah sebulan lagi
setahun lagi mungkin, ah setahun lagi

suatu saat nanti, ya.. kalimat itu rupanya memang tepat
dibanding dengan kalimat sebelumnya
hal-hal yang berkaitan dengan kesepakatan dan komitmen
memang selalu berkaitan dengan waktu

waktu tidak pernah bisa dihindari
karena kita semua dan waktu mempunyai kesetaraan yang sama

Abaikan tentang waktu
coba kita cari
hal atau sesuatu di dunia ini yang tidak berkaitan ataupun bersinggungan dengan waktu

lahir, tempat tinggal,
sekolah, bekerja, hingga hal yang berkaitan dengan ibadah agama masing-masing
selalu berkaitan dengan waktu

siapa yang menciptakan waktu
siapa penemu waktu
siapa yang mengenalkan waktu kepada kita, orang tua kita, kakek kita, nenek kita, kemudian anak-anak dan cucu kita mungkin

apakah Thomas Alva Edison, saya kira bukan.
Kesetaraan kita dan waktu memang tak bisa dihindari
waktu
waktu
waktu


Friday, February 28, 2014

Sebentar lagi semua tidak sama

Waktu berjalan menjadi lambat disini
aku seperti menunggu orang membuka pintu diantara pembuat pintu. 
Aku bisa melihat napasku berjalan dengan napasku 
menghirup udara segar di halaman depan

Waktu memang begitu lambat disini 
Tapi, sebentar lagi aku tidak disini

Saat waktu menandakan pagi
semua terlihat sama
matahari yang sama
tanah yang sama
pohon yang sama
semua benar-benar terlihat sama

Tapi, sebentar lagi semua tidak sama lagi



Saturday, February 8, 2014

the night before

Footpaths into a real

Second chance I hope there still, possible later

Today that yesterday will happen again

hold my hand into the hand



Real i've been destroyed

and it's real that it has gone

There is no more hope

Cause I see you with him



I don't know

should laugh or cry

I couldn't be mad

Something that i've said the night before